Rabu, 10 Februari 2016
CARA TURUNNYA AZAB
Kalau setiap pelaku kezaliman langsung mendapat hukuman maka tak ada satupun yang berani melakukan. Ada yang dibalas cash ada yang ditangguhkan agar bertambah - tambah kesombongannya. Siapa sih pelaku kezaliman? Orang yang melakukan kriminal agama.
TAFSIR SESUAI ZAMAN
Kalau tafsir kitab suci dan penjelasannya dibuka dan dijelaskan semua pada waktu hidup nabi, maka kitab suci tak kan mampu dibaca. Orang pada masa itu juga bingung karena belum ada contohnya. Bayangkan sejarah 124000 nabi mau dituliskan semua ? Baru 25 saja gak khatam baca kitab suci. Terbukanya rahasia kitab suci sesuai dengan perkembangan zaman. Inilah mukjizat kitab suci. Segala sesuatu bisa disinkronisasi, kata orang cocokologi. Allah yang akan menjelaskan maknanya kepada ulama pewaris nabi. Ibarat bunga ada yang sudah layu, ada yang mekar dan ada yang dalam putik. Sebagian orang anti dengan tafsir terbaru. Ilmu Allah kok dibatasi.
DENGKI
Apapun agama mu, apapun mazhabmu, bersikaplah baik sempurna. Lintas batas. Kalaupun anda dalam kelompok yang keliru, maka Allah akan memaafkanmu. Atau bisa jadi Allah akan membimbing kepada kebenaran sejati.
Saya sangat sedih jika ada orang yang mengklaim pemilik kebenaran tapi hatinya dipenuhi iri, dengki dan benci. Lidahnya dikotori dengan hujatan, caci maki.
Tangannya dikotori dengan kejahatan. Memukul, mengusir, membunuh.
Sepertinya nalar anda lemah sekali. Tak mampu menguasai diri. Kontrol emosi. Saya rasa anda akan pailit dan merugi. Tahajud, puasa, haji, hanya dibagi pahalanya untuk orang yang anda sakiti. Cerdas sedikit lah beragama om. Pendidikan tinggi. S3 agama lagi. Bacaan kitab suci. Pakaian berdasi. Ternyata ketaqwaan itu tak bisa ditemui di perguruan tinggi. Hanya bisa diraih melalui pengenalan diri dan intropeksi. Mending dari pada caci maki basahi lidah dengan zikir ilahi. Benar juga iri dan dengki memusnahkan amal pribadi. Seperti kayu kering dimakan api.
AIR ASAM
Dalil agama atau sabda seorang nabi diibaratkan air asam bagi luka. Tatkala kulitmu tergores luka maka siraman air asam bisa membuat perih.
Bagi seseorang yang memiliki luka dalam, atau penyakit hati. Maka sabda seorang nabi akan membuat hatinya perih, mulailah mulutnya lancang dan tangannya kasar.
Seorang nabi sabdanya adalah wahyu. Dia berhak untuk membalas ucapan kasar dan kotor penentangnya waktu itu. Izin itu hanya diberikan kepada nabi. Lihatlah dalam Alquran. Banyak ayat yang membuat sakit hati orang yang menolak secara zalim. Ada kata - kata mereka seperti kera, anjing dan babi. Lebih sesat dari binatang ternak. Bagi orang yang percaya. Sepertinya ayat ini tak menjadi perhatian. Atau boleh jadi tak tahu. Karena jarang dibaca. Tapi bagi yang tak suka, tak mengerti dan memendam rasa benci. Ayat ini menjadi sumber masalah. Padahal ayat ini sifatnya umum. Tidak tunjuk nama. Fungsinya untuk obat pahit. Sehingga orang yang datang kemudian haripun akan merasa luka yang disiram air asam. Dari sinilah timbul kebencian dan penolakan. Padahal bagi orang yang sehat, biasa saja. Tidak ada pengaruhnya.
Seseorang yang memendam kesesatan didalam dirinya. Jika dikatakan sesat dia akan mengamuk, merusak sana sini. Sebagai bentuk kesesatan yang didalam hati, yang tersembunyi terbongkar melalui perbuatan nyata. Orang yang tidak sesat, jika dikatakan sesatpun biasa saja. Tidak marah dan benci. Malahan merasa kurang dan kasihan.
Semua nabi punya ucapan kotroversi. Umat jangan ikut - ikutan. Ikuti saja petunjuk yang ada. Termasuk nabi Isa yang turun akhir zaman akan membawa air garam dan air asam.
Kamis, 31 Desember 2015
Kalau orang tersebut melakukan penghinaan terhadap simbol2 agama...dilandasi unsur kesengajaan...mereka gembira dan senang melihat reaksi kita...sama seperti orang dewasa...suka suka menggurau anak2 kecil...senang melihat reaksinya..maka akan bermunculan ide2 baru untuk ini...coba lihat orang dewasa...tidak pernahkan mereka digurau temannya???
Senin, 23 November 2015
weda
Lalu bagaimana tanggapan anda dengan ajaran krishna yang berikut, ini AYAT2 KRISHNA JUGA, DAN INI FAKTA:
(Shevatashvatara Upanishad Ch 4: V.19)
Tuhan itu tidak ada sesuatupun yang menyerupai Dia
Bhagavad Gita Ch.10:V.3)
Allah Tuhan yang tidak dilahirkan, tiada permulaan, Tuhan Seru Sekalian Alam.
(Rigveda Book 1 Hymn 164:V.146)
Allah Maha Esa. Panggilah dengan berbagai nama. (asmaul husna)
(Rigveda Book 8 Hymn 1:V.1)
Kami tidak menyembah seseorang kecuali Allah yang satu.
(Chandogya Upanishad Ch.6 Sek.2 V.1)
Tuhan hanya satu tidak ada sekutu dengan-Nya
(Shevatashvatara Upanishad Ch 6: V.9)
Allah itu tidak beribu bapa.
Kamis, 12 November 2015
MANA YANG LEBIH BAIK
Ada sebuah perumpamaan ,ini bukanlah kejadian ,jadi jangan dianggap menyinggung kelompok tertentu ,misalnya di suatu daerah ,dimana penduduk yang wanita tidak menutup hal hal yang menarik pada tubuhnya ,terbuka dada dan paha ,hanya secarik kain penutup kewanitaannya ,tapi disana tidak pernah terjadi yang namanya kejahatan seksual ,pelecehan ,pokoknya penduduknya tertib ,aman ,karena semua penduduk takut akan hukuman sosial yang diberlakukan diaderah tersebut.
Ada lagi sebuah daerah wanitanya menutup aurat dengan sempurna ,hanya tampak muka dan telapak tangan ,ada juga yang lebih tinggi amalannya ,bercadar tampak mata ,jilbabnya pun syar’i ,tidak menampakkan lekuk tubuh nya ,menutup bagian dada ,baju longgar seperti rama aipama ,sehingga wanita hilang fitnahnya ,laki laki kuat cita cita ,tidak tergoda oleh pandangan mata ,penduduknya aman sentosa ,tak ada kejahatan seksual didalamnya ,inilah yang dikendaki oleh Tuhan kita ,Allah SWT.
Jika dua kelompok ini sama baiknya ,menurut logika tentu yang kedua lebih utama ,lebih bermoral dan berbudaya ,malu masih ada ,coba bayangkan jika anak menantu kita ,melihat langsung dada mertua ,kan malu rasanya ,atau hilang rasa manisnya ,hambar jadi nya rasa ,karena udah terbiasa terbuka ,semangat menjadi lemah ,nikmat menjadi kurang.
Kalau dalam islam wanita itu berpakaian ada tuntunan ,ada yang berpendapat itu bukan ajaran islam tapi budaya arab ,kalaupun budaya berarti budaya yang dilegalkan menjadi syariat karena perintahnya jelas didalam Quran ,tentu selaku wanita muslimah taat pada ajaran agamanya ,di manapun dia berada ,walaupun bukan di Saudi Arabia.
Saya rasa tidak lah salah mereka jika mengamalkan keyakinannya ,kenapa pula kita kritis dan usil dalam hal yang tidak merugikan kita ,emangnya kalau ditutup apa ruginya ,atau karena kita tidak bebas melihat ,itu dianggap kerugian ,justru yang terbuka saya rasa merugikan kita ,hanya dapat meneguk air liur saja ,mau digoda takut dosa.
Sudahlah jangan lagi kita mempermasalahkan hal itu ,kecuali barang yang buruk atau perbuatan yang tercela ,bolehlah kita kritis terhadap mereka ,karena nyata nyata merugikan manusia atau alam sekitarnya.
Salam.
Langganan:
Postingan (Atom)